Life Style

Grasp-Kemenparekraf kerja sama untuk pemulihan pariwisata

Jakarta (ANTARA) – Grasp Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sepakat untuk memperkuat kerja sama pemulihan pariwisata dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bidang ekonomi kreatif.

Dalam keterangan pers bersama, kolaborasi Grasp Indonesia dan Kemenparekraf akan difokuskan pada lima destinasi wisata tremendous prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Likupang, Labuan Bajo dan Mandalika, beru[a pemanfaatan teknologi dan pelatihan sumber daya.

Baca juga: Tips wisata di kala pandemi menurut Nicholas Saputra

“Penyiapan ini bukan hanya infrastrukturnya atau transportasinya saja, tetapi juga pengalaman yang akan kita siapkan untuk para wisatawan, Khususnya di lima destinasi tremendous prioritas, kami telah mempersiapkan program-program dan berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mensosialisasikan protokol CHSE. Kami percaya bahwa dukungan berkelanjutan dari Grasp Indonesia dapat mengakselerasi program ini dan mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, dalam siaran pers, dikutip Kamis.

Kerja sama ini diharapkan bisa mendorong industri pariwisata yang menerapkan protokol Cleanliness, Well being, Protection, Surroundings Sustainability atau sering disebut CHSE.

“Lewat pemberdayaan para pelaku usaha pariwisata seperti mitra pengemudi hingga digitalisasi UMKM pariwisata, Grasp Indonesia akan terus hadir untuk mendukung pemulihan ekonomi Indonesia dengan berpedoman pada protokol kesehatan berbasis CHSE. Kami sangat senang dapat menjadi mitra Kemenparekraf dan bersama-sama, kita bangkit dan terus usaha,” kata Presiden Grasp Indonesia, Ridzki Kramadibrata.

Baca juga: Prediksi tren wisata 2021, “staycation” hingga “roadtrip”

Berkaitan dengan CHSE, Grasp dan Kemenparekraf akan mengadakan sosialisasi sertifikasi CHSE kepada mitra GrabFood lewat aplikasi GrabMerchant. Untuk tahap awal, lebih dari 450 mitra Grasp di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi sudah mendapat sertifikasi.

Mitra pengemudi GrabCar dan GrabBike Offer protection to Apartment di seluruh wilayah di Indonesia akan diberi pelatihan dasar keterampilan sebagai pemandu wisata. Pada 2020 lalu, Grasp melatih 100 mitra GrabBike di Yogyakarta, pelatihan ini akan diperluas ke wilayah lainnya.

Aplikasi Grasp akan memuat aktivitas di sekitar destinasi wisata. Tahun 2019 lalu, Grasp membuat Grasp Toba untuk menghadirkan paket wisata di sekitar Danau Toba.

Melalui kerja sama dengan Kemenparekraf, program tersebut akan diperluas ke lima destinasi tremendous prioritas, mencakup layanan transportasi, pesan-antar makanan, pemesanan lodge, tiket tempat wisata hingga layanan telemedis.

Grasp dan Kemenparekraf sejak tahun lalu mengadakan kerja sama untuk pemulihan pariwisata, antara lain layanan transportasi khusus untuk tenaga kesehatan dan gerakan Beli Kreatif Lokal, bagian dari kampanye Bangga Buatan Indonesia.

Baca juga: Sandiaga kunjungi studio di Batam yang layani produksi film Hollywood

Baca juga: Sandiaga ajak tiket.com bantu dorong lima destinasi super prioritas

Baca juga: Grab gandeng Watsons untuk belanja di GrabMart

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Related Articles

Back to top button